Pages

software developer properti, sisem informasi developer, informasi pemasaran, program informasi developer properti

Hunian Modern Jakarta Ini Diulas Media Mancanegara

Selasa, 30 September 2014

Siapa kira, Jakarta menyimpan segudang hunian berarsitektur unik. Salah satunya merupakan hasil karya biro arsitek id-ea yang diberi nama "Interflow House". Hunian yang diselimuti dengan warna putih tersebut begitu mencolok, terlebih jika dibandingkan dengan hunian-hunian konvensional lain di Jakarta dan di sekitar rumah ini. Tak heran bila media asing Designboom khusus mengulasnya secara rinci.

Secara umum, rumah ini tampak cukup besar dengan tiga lantai. Lantai pertama digunakan sebagai ruang servis, lantai kedua sebagai ruang komunal, sementara lantai ketiga berisi kamar tidur. Adapun luas tanah rumah ini berukuran 12 x 30 meter.

Rata-rata hunian lain di sekeliling rumah ini memiliki ukuran dan tata ruang yang hampir serupa. Hunian-hunian tersebut memiliki garasi berkapasitas dua mobil di lantai dasar yang "memakan" lebih dari setengah luas lantai dasar. "Interflow House" berbeda dari rumah-rumah lain. Bukannya memanfaatkan pintu garasi tepat di bagian muka rumah, alih-alih itu berada di pintu samping. Cara ini memungkinkan dibangunnya jalan masuk mobil, serta area taman dan ruang kosong berukuran lebih besar.

Tampilan depan "Interflow House" merefleksikan konsep segi menyudut, tetapi mengalir. Penempatan serta pengurangan beberapa ruang mampu "membuka" rumah ini terhadap  perputaran udara serta akses masuk sinar matahari. Kompleks namun sederhana, terbuka dan tertutup, transparan dan solid, besar dan kecil.

Rumah ini ditujukkan secara khusus bagi pasangan muda yang baru berkeluarga. Dengan nuansa modern, serta fitur-fitur yang tampak canggih dan kontemporer, tampaknya tujuan id-ea membangun bagi pasangan muda, terlaksana.

Melalui foto-foto yang diambil oleh Fernando Gomulya, tampak bahwa rumah yang diselimuti dengan warna putih ini memiliki pembagian ruang yang sederhana, tetapi tidak kehilangan kesan sophisticated-nya. Contohnya, kamar utama yang berada di lantai teratas. Kamar tersebut memiliki akses langsung menuju balkon pribadi. Ruang ini juga didesain agar pemiliknya bisa melihat ruang bermain anak.

Selain itu, terdapat taman, kolam refleksi, serta teras di bagian depan rumah yang menghadap ke selatan. Keberadaan fitur-fitur tersebut dapat mengurangi temperatur interior rumah. Udara yang bergerak dari timur laut masuk ke rumah dari halaman belakang melewati koridor pintu masuk samping, taman di lantai bawah, menghantam dinding air dan kolam refleksi, sembari terus mencapai arah pintu masuk.

Rumah ini dibangun dengan bahan-bahan yang tergolong mudah ditemui, material konvensional, begitu juga dengan penyelesaian yang sederhana. Namun, hasilnya luar biasa, sarat ruang dan cahaya. Cahaya bisa masuk ke dalam rumah dengan mudah, begitu juga dengan udara.
Read more ...

Ini yang Perlu Direncanakan Sebelum Merenovasi Kamar Mandi

Selasa, 30 September 2014


Sebelum merenovasi kamar mandi, Anda harus menentukan besaran dana yang harus dikeluarkan, produk mana yang tepat, dan pertimbangan mengganti tata ruangnya.

Untuk memastikan renovasi kamar mandi berjalan mulus, Anda harus ingat bahwa keberhasilan renovasi bergantung pada waktu yang tepat.

6 bulan Sebelumnya

Cari inspirasi. Anda bisa mendapatkan inspirasi renovasi kamar mandi dari foto di majalah atau katalog. Ambil beberapa contoh dan seleksi foto-foto tersebut dengan mencari kemiripan di antara mereka.

Tanyakan rekomendasi kontraktor. Anda bisa juga menanyakan rekomendasi renovasi pada toko perkakas, teman atau asosiasi bisnis profesional.

Mulailah membuat sketsa. Sisihkan waktu untuk memikirkan apa yang Anda butuhkan di kamar mandi. Pikirkan juga kebutuhan penyimpanan, yakni lemari atau kabinet.

Selain itu, Anda juga perlu memikirkan apakah untuk memindahkan toilet, keran atau bathtub. Jika ya, bagaimana dengan saluran airnya? Apakah Anda akan memperluas kamar mandi atau hanya mengubah tata letaknya?

Ingatlah, bahwa benda yang paling mahal untuk dipindahkan dalam kamar mandi adalah toilet. Apalagi jika Anda berencana untuk menambahkan shower.

3 Bulan Sebelumnya

Tentukan dana renovasi. Setelah menemukan jumlah dana yang akan dikeluarkan, Anda harus memperhitungkan 2/3 anggaran tersebut untuk pekerja. Setelah itu Anda bisa lebih jelas dalam menentukan biaya untuk keramik, perlengkapan, dan lain-lain.

Panggil kontraktor. Tunjukkan pada kontraktor gambaran kamar mandi dan pastikan rencana Anda tercapai. Setelah cocok, kontraktor harus berkomitmen untuk memulai pekerjaan, membuat jadwal kapan saja mereka membutuhkan material, dan estimasi waktu penyelesaian renovasi. Biasanya, renovasi kamar mandi memakan waktu 6 bulan.

Anda juga perlu memastikan jadwal pembayaran kontraktor. Anda bisa membayar sepertiga di awal, dua pertiga pada pertengahan proyek dan terakhir saat proyek selesai.

Tentukan juga berapa hari Anda tidak memakai kamar mandi tersebut. Terlebih jika kamar mandi tersebut adalah satu-satunya kamar mandi di rumah Anda. Buatlah rencana alternatif.

2 Bulan Sebelumnya.

Beli keramik dan perlengkapan. Beberapa keramik tersedia dalam 2-3 hari, untuk keramik buatan tangan, dapat memakan waktu 1 hingga 2 minggu. Pastikan pemesanan keramik Anda setidaknya 8 minggu sebelum pengerjaan.

Perlengkapan harus dibeli sebelumnya. Bahkan manufaktur ternama bisa mengirimkan produknya hingga 4 minggu. Produk kelas atas biasanya memakan waktu pengiriman sekitar 6-8 minggu.

Oleh sebab itu, Anda perlu mengecek manufaktur untuk memastikan barang-barang telah siap saat kontraktor membutuhkannya.

Satu Bulan Sebelumnya.

Persiapkan kedatangan kontraktor. Bersihkan lemari kamar mandi, dan siapkan tempat lain yang lebih mudah dipindahkan.

Beli aksesoris. Setelah perencanaan berat, Anda bisa membeli tempat handuk, gantungan baju, pegangan tisu toilet, dan lain-lain. Jika Anda memiliki skema warna baru, pilih juga handuk dan tirai shower baru.

Tentukan warna cat. Setelah keramik dipasang, Anda akan lebih bisa merasakan warna apa yang sesuai dengan dinding kamar mandi.

Cek kontraktor Anda secara berkala. Setiap hari, saat kontraktor tiba, tanyakan apa yang akan diselesaikan hari itu. Pastikan dia tahu di mana toko material dan bagaimana memasuki rumah saat Anda tidak ada. Jauhkan anak-anak dan binatang peliharaan Anda dari tempat pengerjaan proyek.

Hari H

Jika proyek molor dari waktu yang ditentukan, jangan panik. Cobalah untuk lebih fleksibel dan melakukan evaluasi tenggat waktu penyelesaian renovasi.

Lakukan juga inspeksi pekerjaan kontraktor. Cobalah untuk menginspeksi sebelum pekerjaan renovasi selesai.

Taruhlah barang-barang yang telah Anda beli sebelumnya dan selamat menikmati kamar mandi baru.
Read more ...

Enam Desain Kamar Mandi Bakal "Nge-tren" Tahun Depan

Selasa, 30 September 2014
 


Tahun 2015, tersisa 4 bulan lagi. Namun, Anda dapat berharap untuk melihat perubahan tren pada kamar mandi.

Menurut laporan National Kitchen and Bath Association, mulai dari keran, warna bak dan keramik akan terlihat berbeda.

Berikut tren kamar mandi yang akan mendominasi tahun depan.

Tempat Mandi Kontemporer

Lebih dari 400 desainer setuju bahwa terdapat perubahan pada kamar mandi, yakni lebih bersifat kontemporer dan memudahkan pengguna berganti-ganti shower atau bath tub. Bukan berarti pengguna kamar mandi tidak nyaman, atau ingin bermewah-mewah, tetapi mereka menginginkan saluran yang lebih bersih dan terlihat minimalis modern.

Bath tub dengan Shower

Lupakan ruang berkaca, tren yang berlaku kini adalah bath tub atau bak berendam yang dilengkapi shower. Anda dapat berendam sekaligus mandi dengan air mengucur.

Wastafel tanpa bufet

Sepertinya Anda harus mencari tempat lain untuk menyimpan perlengkapan mandi, karena laci di bawah wastafel tidak lagi menjadi tren, tahun depan.

Suasana Abu-abu

Katakan selamat tinggal pada warna putih. Meskipun putih masih menjadi pilihan populer untuk kamar mandi, National Kitchen and Bath Association melihat pertumbuhan pesat pada warna abu-abu.

Meja dari Quartz

Terdapat opsi selain granit untuk material meja kamar mandi Anda, Quartz adalah salah satu yang akan populer tahun depan. Quartz sendiri, merupakan mineral paling keras di bumi.

Keramik Hitam

Kenapa tidak membuat suasana kamar mandi menjadi lebih gelap? Tren ini bertahan untuk menciptakan suasana yang lebih berani.
Read more ...

Tren Desain "Jadul" Tetap Menarik

Senin, 29 September 2014
Desain interior yang populer dalam satu periode tertentu belum tentu tetap populer pada periode selanjutnya. Hanya saja, beberapa desain sebenarnya cukup praktis dan bisa membuat rumah tampak lebih menarik.

Diambil dari Domaine, berikut ini beberapa desain "jadul" atau desain yang pernah populer, tetapi tetap layak disimak. 
 
Pertama-tama, ingatkah Anda dengan hiasan dinding dari piring-piring cantik? Dalam jumlah dan pilihan warna yang tepat, memajang piring-piring ini di rumah bernuansa minimalis pun tetap tampak menarik. Piring-piring bercorak tradisional, atau piring yang dibuat dengan cara tradisional, bisa diseimbangkan dengan furnitur bergaya modern serta elemen bernuansa industrial.
 
Kedua, ingatkah Anda dengan hiasan dapur berupa gambar-gambar binatang pada keramik di permukaan backsplash? Tren ini sebenarnya masih menarik, terutama jika Anda ingin membuat dapur bernuansa country dan berpenampilan rustic. Anda hanya perlu membatasi jumlah hiasan tersebut. Seimbangkan juga dengan penggunaan ornamen dari patina, lantai kayu, dan lemari dapur berlapis cat.
 
Ketiga, cobalah kembali menggunakan dua palet warna untuk interior ruangan dalam rumah Anda. Membatasi jumlah palet warna yang akan Anda gunakan dapat menyatukan berbagai gaya dekor dan tampilan. Anda hanya perlu menyingkirkan warna-warna yang terkesan ketinggalan zaman, seperti paduan warna biru muda dan coklat, serta merah muda dan hijau kelly.
 
Terakhir, cobalah membuat rumah minimalis bernuansa putih lebih feminin dengan gaya dekor ala Rachel Ashwell. Anda mungkin masih ingat dengan gaya dekor berhias bunga-bunga abstrak. Padukan gaya tersebut dengan furnitur bergaya midcentury modern dan kontemporer.
Read more ...

Shoal Bay Bach, Kesejukan Rumah Kayu Tepi Pantai

Rabu, 24 September 2014


Shoal Bay Bach merupakan rumah peristirahatan yang berada di daerah pantai dan perbukitan hijau Selandia Baru, yaitu di Hawkes Bay. Istilah "bach" merupakan sebutan lokal bagi rumah peristirahatan atau rumah pantai yang biasa digunakan ketika berlibur.

Shoal Bay Bach merupakan karya Parsonson Architects. Firma arsitektur ini menggabungkan kesederhanaan dan kenyamanan serta relaksasi terdiri dari dua struktur paviliun saling berhubungan. Paviliun pertama berisi kamar-kamar tidur, sedangkan paviliun kedua berisi ruang keluarga dan ruang beraktivitas.


Kedua paviliun tersebut berada di daerah pantai dan perbukitan hijau. Sebelumnya, area di mana Shoal Bay berada merupakan sebuah peternakan domba.

Seluruh bagian interiornya terbuat dari kayu. Hal ini membuat suasana "tepi pantai" semakin terasa. Selain itu, pintu-pintu geser kaca membuat penghuninya dengan mudah dapat menyaksikan langit Selandia Baru dan hembusan angin yang sejuk.


Rumah ini menggunakan kayu yang telah disertivikasi FSC untuk menjamin penebangannya tidak merusak lingkungan. Selain itu, rumah ini juga memiliki pemanas air tenaga matahari, serta tungku rendah emisi untuk membuat rumah selalu hangat.

"Layar siding" berupa kayu-kayu di rumah ini bukan hanya bisa mengurangi dan "memecah" cahaya matahari, namun juga mengatur panas dari matahari di dalam rumah, serta memaksimalkan ruang. Kayu-kayu ini dapat menjadi "dinding" jika ingin tidur di area luar dan memastikan adanya privasi dari "tetangga" yang berkemah di sebelah rumah.


Karena tergolong ramah lingkungan dan unik, rumah ini telah menjadi finalis dari penghargaan "Home of the Year 2009" menurut majalah HOME, serta mendapatkan NZIA "Local Award 2010".

Read more ...

"Naruse House", Rumah Tahan Cuaca dan Pembusukan

Rabu, 24 September 2014

Naruse House telah resmi dibangun menggunakan teknik tradisional Jepang yang diberi nama Yakisugi. Teknik tersebut melibatkan kayu cedar hangus untuk memberi kesan hitam pada rumah. Berkat teknik itu pula rumah ini tahan terhadap cuaca dan pembusukan.

Naruse House dibangun oleh Studio MDS Tokyo di tanah menurun sekitar pertigaan jalan di distrik kota Machida. Rumah ini dilengkapi eksterior kayu cedar hangus, atap baja galvanis, dan tampilan yang lebih mengintegrasikan rumah dengan daerah pinggiran kota.

"Kami merancang atap yang rendah laiknya rumah dengan satu lantai agar rumah ini bisa menyatu sempurna dengan lingkungan sekitar," ujar tim arsitek.

Rumah tersebut telah dibangun ke pinggir lahan seluas 230 meter persegi untuk memaksimalkan ruang yang tersedia. Sudut kiri rumah digunakan untuk parkir mobil, sedangkan di belakangnya ada teras yang sebagiannya terlindungi pohon. 

Sebuah fasad tanpa jendela di depan rumah dilengkapi dengan potongan rahasia di dinding. Cara ini dilakukan untuk menciptakan ruangan kecil yang terlindung oleh pintu depan.

Di dalam, ruangan pribadi telah disusun di sekitar rumah mengikuti bentuk tanah yang tidak beraturan. Hal itu termasuk dua kamar tidur, satu ruang belajar, satu kamar mandi, dan satu ruang di pintu masuk dimana pemilik rumah bisa menjual dan memperbaiki sepeda. Di antara ruang-ruang tersebut, rute sirkulasi melalui tengah rumah ke dapur terbuka, ruang makan, dan ruang tamu di belakang.

Lantai di dalam rumah dibuat menanjak dan menurun mengikuti kemiringan tanah. Hal tersebut berguna untuk membedakan ruang masuk, ruang tamu, ruang makan, dan dapur.

Adapun langit-langit di Naruse House itu juga menawarkan bermacam pengalaman spasial. Dengan interior yang mencapai 95 meter persegi dan mengikuti pola atap mampu menciptakan ruang lebih tinggi di pusat rumah dan membuat ruang lebih intim di sudut rumah.

Material di dalam rumah telah dipilih untuk bisa membuat spesial bagian luar. Dengan kayu cedar hitam menghiasi langit-langit dan lantai yang berbahan kayu oak berwarna gelap kontras dengan dinding putih dan kayu oak terang di pintu masuk dan kamar tidur kedua. Rumah ini menjadi makin terasa intim bagi penghuninya.
Read more ...

Rumah Idaman Para Individualis

Minggu, 21 September 2014

Rumah karya Level Architects berikut ini bisa jadi merupakan rumah idaman bagi para pencinta privasi. Pasalnya, studio asal Jepang tersebut sengaja membuat eksterior karyanya penuh warna hitam dan minim jendela.

Hampir tidak mungkin mengintip ke dalam rumah ini. Selain itu, bentuk rumah pun ramping memanjang. Bentuk ini menyisakan sedikit penampang. Semakin sedikit penampang, semakin sedikit pula bukaan rumah tersebut.

Rumah ini berada di Fukasawa, Tokyo, Jepang. Ukuran rumah tersebut sebenarnya cukup besar. Terlebih lagi, rumah ini memilki beberapa lantai. Hanya, bentuk tanah rumah memang cukup unik dan ramping. Lebar rumah ini hanya 4,6 meter, sementara panjangnya mencapai 17,3 meter.

Level Architects memang bertujuan untuk menciptakan rasa luas di dalam bangunan yang sempit. Caranya, studio tersebut memastikan interior rumah tetap terang dengan menggunakan cat dinding berwarna terang. Studio ini pun berhasil memasukkan banyak sinar matahari ke dalam interiornya tanpa memberikan kesempatan orang dari luar melihat ke dalam rumah.

Level Architects mendesain dinding khusus di bagian utara dan selatan rumah. Bagian selatan sengaja dibentuk agar sinar matahari dari timur bisa memenuhi interior rumah, tetapi tidak menyilaukan pemilik rumah. Sementara itu, dinding bagian utara digunakan sebagai papan reflektor dengan cara menangkap sinar dari selatan dan membuat interior lebih terang sampai lantai dasar.

Level Architects "Daripada membiarkan ukuran tanah yang terbatas terasa, tujuannya adalah menciptakan ilusi keterbukaan dan koneksi pada lingkungan sekeliling, pada saat yang sama, memberikan privasi yang diinginkan oleh kebanyakan pemilik rumah di Tokyo," ujar para arsitek.

Rumah ini memiliki empat lantai dengan pembagian yang tidak sama tinggi setiap lantainya. Area yang paling "hidup" dari rumah ini adalah lantai di atas lantai dasar. Lantai tersebut memiliki ketinggian plafon yang berbeda, antara ruang keluarga, ruang makan, serta dapur.
Read more ...

Honda Kembangkan Rumah Pintar Hemat Energi

Minggu, 21 September 2014

Berbagai perusahaan berlomba membuat "rumah pintar" versinya sendiri, tidak terkecuali perusahaan otomotif, Honda. Bersama University of California, Davis (UC Davis), Honda membangun rumah pintar versinya di California.

Perusahaan otomotif ini menggabungkan dua penghasil karbon terbesar, yaitu rumah tangga dan mobil, untuk membuat satu tempat tinggal yang ramah lingkungan. Rumah buatan Honda ini "bukan ide yang bodoh". Berikut ini alasannya.

Tidak sembarang membuat rumah dengan cap "pintar", Honda dan UC Davis memperhatikan hal-hal detail yang ada pada rumah tersebut. Pertama-tama, mereka mempelajari arah sinar matahari dan bayangan untuk mengurangi biaya pengaturan suhu rumah. Mereka juga menggunakan jendela tiga lapis, dinding konstruksi ganda, atap khusus, dan material istimewa seperti beton yang diberi pozzolan dan post-tensioning untuk mengurangi jejak karbon.

Rumah ini dibangun dengan kayu bersertifikat FSC. Menurut Green Building Advisor, atap bajanya pun memiliki standar tinggi.

Kedua, rumah ini memiliki sistem pemanas yang sangat rumit. Grey water atau air hujan dan air yang sudah digunakan akan masuk ke dalam tangki di taman, dibuat melewati pompa panas untuk menghangatkan dan mendinginkan rumah melewati lantai dan plafon.

Selain itu, Ben Schiller dari Fastcoexist mencatat, rumah ini memiliki pembangkit listrik tenaga surya 9,5 kilowatt, 10 kilowatt baterai untuk menyimpan kelebihan daya, sistem manajemen energi rumah dari Honda, dan sebuah mobil listrik di garasi.

Menurut Schiller, dengan menggunakan prinsip desain pasif, rumah ini akan lebih dingin di musim panas dan lebih hangat di musim dingin. Sistem pompa geothermal akan mengurangi biaya pemanas dan pendingin udara.

Ketiga, rumah tersebut menggunakan pencahayaan dari lampu berteknologi LED. Teknologi pencahayaan ini memungkinkan penghuni rumah menyesuaikan temperatur lampu sesuai kebutuhan. Honda dan peneliti dari California Lighting Technology Center di UC Davis pun tengah berusaha mengeksplorasi pengaturan warna lampu.

Jika mampu mengatur warna lampu dengan mudah, pemilik lampu bisa menelusuri rumah dengan mudah dan aman di malam hari, kemudian kembali beristirahat. Pasalnya, lampu berwarna kekuningan yang redup di malam hari cukup menerangi tanpa menyiutkan rhodopsin di mata manusia. Mata bisa melihat dalam cahaya remang.


Read more ...

Pavillon D'ete, Bukti Susahnya Melestarikan Kualitas Bangunan Tua

Minggu, 21 September 2014

Bagunan-bangunan tua punya daya tarik tersendiri dalam detil dan relasinya dengan lingkungan di sekitar bangunan tersebut. Arsitek asal Perancis, Noemie Meney, menemukan hal serupa pada sebuah bangunan di tengah taman di kawasan Toulon, Marseille, Perancis.

Bangunan tersebut merupakan bangunan penunjang rumah utama. Sang pemilik rumah ingin mengubah bangunan itu menjadi kamar tamu, khususnya untuk menjamu tamu di musim panas.

Alih-alih meruntuhkan bangunan seluas 16 m2 tersebut, Meney justeru melakukan hal lain yang lebih menarik. Dia berusaha mempertahankan eksterior bangunan dan mengubah hanya bagian dalamnya. Bangunan tersebut kemudian dikenal dengan nama Pavillon d'ete (Rumah Musim Panas).

"Tantangan terbesarnya adalah untuk melestarikan kualitas isimewa dari bangunan, yaitu hubungannya dengan taman, ketinggian di dalam bangunan, dan lengkungan bata. Lengkungan tersebut memungkinkan Anda melihat taman dan langit dari bagian mana pun di dalam bangunan," ujar Meney kepada Dezeen.

Meney membiarkan lengkungan yang ada di muka bangunan tetap berdiri. Namun, untuk memberikan privasi serta menjaga penghuni bangunan dari cuaca, dia memasukkan pintu geser kaca di belakangnya.

Selanjutnya, Meney pun memanfaatkan ketinggian interior bangunan tersebut dengan cara membuatnya menjadi bangunan dua lantai. Lantai pertama digunakan sebagai teras, ruang duduk, dapur mungil, serta kamar mandi. Adapun lantai kedua, yang sebenarnya merupakan lantai mezanin, digunakan sebagai kamar tidur.

"Tamu bisa mandi di ruang terbuka ini sembari menikmati pemandangan alam. Jadi, keadaan luar biasa, antara bagian dalam dan luar terjaga," imbuh Meney.

Lantai mezanin merupakan lantai yang menarik di dalam bangunan tersebut. Untuk menjaga privasi penghuni, mezanin ditutup dengan anyaman rotan. Meski tertutup, penghuni masih bisa melihat kondisi di luar bangunan dan menikmati sinar matahari.


Read more ...

Rumah Kayu, Tetap Cantik di Tanah Curam

Minggu, 21 September 2014

Satu lagi bangunan yang sepenuhnya dibuat dari kayu. Kali ini, tidak hanya material bangunannya yang menarik, namun juga lokasinya. Bangunan residensial tersebut berada di atas tanah tidak rata atau curam.

Pembangunan rumah di tanah yang tidak rata atau curam merupakan satu tantangan tersendiri. Namun, bukan berarti hal tersebut mustahil dilakukan. Buktinya, arsitek asal Jepang, Tomoaki Uno, berhasil membangun hunian istimewa di atas tanah berkontur janggal.

Uno menyebut karyanya dengan nama "Hitostuyama House". Secara khusus, sang arsitek membangun rumah ini untuk sebuah keluarga dengan dua anak. Di bagian dalam Uno menggunakan konsep ruang terbuka atau open space. Cara tersebut membuat "Hitostuyama House" bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan pemilik rumah.

Dalam blog-nya, sang arsitek menggambarkan bahwa "Hitostuyama House" terdiri dari dua lantai. Lantai terbawah, yang berada di bawah jalan raya, berukuran lebih besar dari lantai di atasnya.

Sementara itu, di bagian luar rumah ini disangga sekaligus dihias dengan rentetan balkon mengelilingi rumah. Sang arsitek rupanya meniru karya arsitek ternama, Le Corbusier, "Dom-ino House" dalam membuat rumah ini.

"Dom-ino House" merupakan struktur lantai terbuka (open floor). Struktur ini merupakan prototipe yang dibuat Le Corbusier sebagai "cetakan" untuk produksi massal hunian.
Read more ...

"S House", Begini Konsep Rumah Murah ala Vietnam

Minggu, 21 September 2014


Krisis perumahan memang menjadi perhatian pemerintahan di setiap negara, tak terkecuali Vietnam. Negara tropis di Asia Tenggara itu menjadi salah satu negara yang mengalami krisis perumahan. Konsep rumah murah pun akhirnya menjadi solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Firma arsitektur lokal Vietnam, yakni Vo Trong Nghia Architects menampilkan prototipe kedua milik mereka. Konsep rumah berkategori bangunan terjangkau ini sebagai bagian dari penanggulangan krisis perumahan di Vietnam.


Prototipe terbaru yang diberi nama 'S House' itu diperkenalkan oleh Vo Trong Nghia Architects dua tahun setelah firma arsitektur lokal tersebut membangun rumah murah untuk bangunan permanen. Rumah itu seharga kurang dari 2.500 poundsterling atau setara Rp 49 juta lebih.

Desain asli rumah itu menggunakan kerangka baja ringan. Struktur barunya dibangun dari beton pracetak yang ditengarai menawarkan stabilitas jangka panjang lebih besar.

"Konsep dari prototipe kedua ini adalah mengombinasikan komponen modular dan strategi DIY (Do It Yourself)," ujar para arsitek.

Mereka menambahkan struktur ringan pada rumah untuk memungkinkan pondasi lebih kecil dan akses transportasi menggunakan perahu kecil. Pasalnya, jalur air masih menjadi transportasi dominan di sekitar delta Sungai Mekong. Maklum, proyek rumah murah ini berlokasi di barat daya Vietnam, tepatnya di mulut Sungai Mekong. Adapun rumah dan prototipenya di bangun di Long An.

Tiga kali lipat


Orang-orang di delta Mekong memiliki rata-rata pendapatan di bawah 60 poundsterling atau sekitar Rp 1, 185 juta per bulan dan tinggal di rumah sewa. Ironisnya, rumah sewa tersebut memiliki struktur yang buruk dengan biaya mahal.

"Maka dari itu, rumah murah permanen merupakan masalah penting di sini (Vietnam)," jelas para arsitek.

Kebanyakan rumah di Vietnam memiliki luas area kurang dari 10 meter persegi. Sebaliknya, 'S House' menawarkan tiga kali lipat dari ukuran tersebut dan mampu menciptakan ruangan yang bisa dibagi menjadi empat bagian.

Atap dua lapis terbuat dari semen bergelombang dan sumber lokal daun nipah menjamin rumah terlindung dari hujan deras. Sementara celah antara dinding dan atap tepi memungkinkan banyak ventilasi alami menembus interior.

"Penggunaan daun nipah membuat harmoni dengan lingkungan dan pemandangan sekitar rumah," kata para arsitek.

Rancangan S House juga dilengkapi panel polkarbonat. Fungsinya untuk menyediakan serangkaian pintu yang akan memungkinkan pemilik rumah untuk membuka rumah mereka dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Panel itu juga membantu membawa cahaya alami yang cukup ke dalam rumah.
Read more ...

Kamar Belajar dan Bermain ala Rusia

Jumat, 19 September 2014
Sebuah tempat tidur gantung mezzanine, tempat duduk beroda berbentuk kubus, serta gabungan tangga dan rak buku dirancang masuk dalam satu ruangan anak-anak. Dirancang oleh studio desain asal Rusia, Ruetemple, integrasi ketiganya cocok untuk mengisi kamar anak sekaligus ruang belajar dan bermain kakak dan adik.

Dinamai dengan Interior for Students, rancangan tersebut menempati sebuah kamar dua lantai di sebuah rumah keluarga di Rusia. Ruetemple merancangnya untuk memberikan ruang menarik untuk membuat kakak dan adik belajar dan bermain bersama. Tak terkecuali ketika mereka ingin mengundang teman-temannya datang ke rumah.
"Ini adalah untuk rumah di sebuah permukiman terpencil yang jauh dari kota besar," kata desainer Alexander Kudimov dan Daria Butahina kepada Dezeen.

"Klien kami mengeluh bahwa mereka tidak memiliki dinamika dalam hidup. Itulah sebabnya kami memutuskan untuk membuat interior yang tidak akan memungkinkan mereka, anak-anak itu, merasa bosan di rumah," tambahnya.

Ruetemple mengambil pendekatan ganda untuk memaksimalkan ruang seluas 33 meter persegi itu. Mereka merancang ruangan itu enak belajar dan dinamis untuk bermain.

"Kami putuskan menciptakan ruang yang bebas dari furnitur. Itu kami perlukan untuk merancang sebuah ruang belajar, menampung ruang tidur untuk tamu, dan ruang untuk berbagai jenis rekreasi sehingga siapa saja bisa duduk di antara buku, menonton film, atau asyik bermain di antara kerumunan teman-teman. Semua ada dalam satu ruangan," kata Kudimov.
Untuk lantai yang lebih rendah, mereka berdua merancang tempat duduk dan tempat tidur modular berbentuk kubus di atas roda. Keduanya terdiri dari tiga bagian yang dapat diatur sebagai "trio sofa" di sudut atau bentuk sofa memanjang. Bagian ini juga bisa ditutup untuk menyediakan tempat tidur atau "miniatur ruang" dalam ruangan.

"Kami menyarankan ide ini ke klien, karena kami harus menggabungkan banyak fungsi ke dalam satu ruangan kecil," katanya.

"Bentuk kubus dapat menjadi tempat santai yang nyaman, tempat tidur, dan ketika ada tamu modul ini dapat berputar ke samping dan diubah menjadi sofa. Benar-benar membebaskan ruangan," tambah Kudimov.

Integral

Di sudut lain dari ruangan itu, furnitur tetap ditambahkan untuk menghadirkan ruang kerja, meja, lemari, rak, serta tangga. Bahan yang sama digunakan untuk semua komponen tersebut sehingga lebih tampak seperti bagian dari furnitur.

"Kami ingin membuat furnitur itu terlihat seperti bagian integral dari ruangan, dan menghindari rasa fragmentasi," kata Kudimov.

Ia membiarkan lemari built in itu memenuhi dinding. Dia juga menambahkan rak di bawah tangga untuk memaksimalkan area penyimpanan. Sementara itu, layer dari potongan-potongan kayu berbentuk vertikal digunakan sebagai pembatas tangga, dan membantu menciptakan sebuah pemisah antara ruang belajar dan bermain di ruangan itu.

Sementara di lantai atas, kekosongan pada mezzanine telah ditutupi dengan konstruksi jaring atau hammock sebagai tempat tidur gantung besar. Selain untuk tidur, tempat tidur gantung ini juga nyaman untuk tempat membaca dan bersantai.
Read more ...

Dapur Anda, Kepribadian Anda

Kamis, 18 September 2014


Selain memikirkan peralatan memasak, Anda bisa menambahkan sentuhan lain pada dapur sehingga terlihat berwarna, unik dan berani. Dapur juga bisa menunjukkan karakter Anda terhadap keseluruhan rumah.

Ini beberapa pilihan desain untuk membuat suasana dapur Anda berbeda.

Dapur monokrom Hitam dan putih adalah warna populer untuk dapur, tetapi kebanyakan dapur ini tidak memunculkan kesan berani. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah membuat satu sisi dapur yang diisi oleh meja, lampu vintage, jam dinding, rak terbuka, dan barang pecah belah, bernuansa putih.

Pada sisi lainnya, termasuk lemari dan kulkas, berwarna hitam pekat. Keduanya berbeda seperti siang dan malam. Hasilnya pasti dramatis! Unik dan berwarna. Untuk mewujudkan dapur yang terlihat berbeda, Anda dapat menempatkan karya seni bernuansa terang dan berani.

Selain itu, Anda juga bisa menambahkan aksesoris berwarna-warni yang senada misalnya pada kursi, jam, dan karpet. Dapur Anda dijamin tidak polos lagi!

Rumah petani

Kabinet kayu berwarna kuning matahari akan terlihat imut jika dipadukan dengan meja counter berbahan dasar batu yang kokoh dan wastafel besar. Kulkas modern putih yang mencolok, bisa ditutup dengan lembaran logam galvanis. Hal tersebut bisa menambah sisi menarik dari dapur ini.

Komersil dan manisMenyatukan baja nirkarat dengan kehangatan kayu, menjadikan dapur Anda terlihat cantik dan fungsional. Lampu industrial gantung, kursi toledo, rak terbuka, kabinet stainless steel, serta meja kerja kayu solid adalah perpaduan sempurna pada tembok dapur batu bata.

MaskulinBeton, kayu dan baja adalah kombinasi untuk membuat dapur Anda bernuansa "kasar". Lemari hitam mengilap, lampu industrial besar, dinding belakang kompor dengan batu bata putih, bingkai lampu dari baja, meja dan kursi yang terbuat dari kayu dan baja membuat ruangan bernuansa perkotaan dan berani.

Modern dan AntikLangit-langit dari cetakan metal, kompor putih "vintage", dan tembok-hijau kuning adalah kesatuan klasik di dapur. Tetapi, penampilan ini memberi perubahan kontemporer dengan penambahan meja pemotong daging potongan kayu besar dan lampu industrial besar.

BerbungaKertas dinding bergambar bunga cerah, kabinet merah muda mengilap, dan kursi hijau lemon membuat dapur terkesan berwarna dan berani.

Berwarna Kompor berwarna biru seperti telur bebek mengingatkan kira bahwa tidak seluruh peralatan harus berwarna putih atau stainless steel. Kompor ini bisa dipadukan dengan lemari berwarna hijau untuk menunjukkan gaya hidup Anda yang meski sederhana, tapi tetap berwarna.

SUMBER : KOMPAS.COM
Read more ...